Capailah Mimpi-Mimpimu, Apapun Itu

Memang, hidup itu tidak selalu indah adanya. Kadang kala kita harus berjalan keluar dari mimpi. Mimpi yang sudah kita rencanakan, dengan segala bentuk sayap yang sudah kita ukir, untuk mencapai tingginya mimpi itu. Tapi seringkali sayap itu patah, dan menghempaskan jatuh asa kita ke tanah. Dan disitu kita hanya bisa terdiam, melihat mimpi itu tetaplah menjadi mimpi yang takkan terwujud. Semua orang yang masih bernafas pun pernah merasakan hal tersebut, hal-hal yang mengecewakan, menyesal karena tindakan yang salah, kalah dalam persaingan, penolakan dalam pekerjaan, sampai penolakan ketika mengungkapkan cinta, semua pernah kita rasakan. Khusus dalam hal penolakan cinta, hal itu saja sudah cukup membuat sakit hati, apalagi dengan ditambah hujatan yang menyakitkan.

Si Cowok: “Sebenernya aku suka sama kamu..”

Si Cewek: “Haaaah!!!?? Situ udah ngaca??”

Hanya perlu 3 detik dan empat buah kata untuk memporakporandakan semangat seorang lelaki yang telah dikumpulkan satu demi satu, entah dari beberapa bulan yang lalu. Kejam memang. Tapi jika saja kita selalu mengambil hikmah, atau sisi positif dari kejadian yang ada, maka niscaya, hal itu tak akan terjadi lagi. Yah, minimal si cowok tersebut udah beli kaca.

Hhmmm…  sebenarnya saya akan menulis pendapat saya tentang pencapaian-pencapaian dalam hidup yang tak tercapai, tapi setelah paragraf diatas, sepertinya asik juga jika saya membahas masalah cinta yang bertepuk sebelah tangan.  Ini bukan pengalaman saya, tetapi saya hanya menceritakan pengalaman dari cerita yang saya pernah dengar.

Cerita ini dimulai dari sejak zaman kanak-kanak, tepatnya SD. Si cowok yang waktu itu masih piyik, ternyata mengaku sudah mengenal rasa suka kepada lawan jenis. Jauh lebih bagus daripada suka dengan sesama jenis. Si cewek ini adalah bunga sekolahan, yang menurut cerita teman saya, kecantikannya melegenda, dan sangat banyak anak laki-laki yang mendekatinya pada waktu itu. Si cowok adalah anak biasa, dari keluarga biasa, berpenampilan biasa, kemampuan biasa. Anak seperti ini, kalau diperhatikan (kalau) tidak ada istimewanya sama sekali. Tapi entah bagaimana, entah dari aura, atau aurat, saya pun tidak tahu, si cewek ini ternyata juga tertarik. Hal ini bisa dilihat dari tatapan tajam matanya yang menerobos sekelompok anak laki-laki yang mendekatinya. Dengan hanya satu detik saling menatap, dengan diperciki senyuman yang dikembangkan khusus untuk si cowok, kejadian itu mungkin satu-satunya file yang setengah mati di protect, jika saja otaknya secara tidak sengaja terinstall ulang.

Tapi ternyata kehidupan keluarga si cewek tak seindah sepasang bola matanya, serta lengkung senyum bibirnya. Ada suatu kejadian yang sangat memalukan, maaf, saya tak bisa menceritakannya disini yang membuat si cewek itu harus pergi meninggalkan sekolahnya, teman-temannya, serta kehidupannya di kota itu. Si cowok itupun sama nasibnya dengan anak-anak lain, menerima kenyataan dengan pahit, sang putri bunga sekolah telah meninggalkan kerajaannya, meninggalkan prajurit-prajuritnya dengan nelangsa. Si cowok pun telah patah hati sebelum ia sempat berbicara, bahkan sepatah katapun.

Life goes on. Belasan tahun kemudian, si cowok telah menjadi seorang pemuda yang tetap biasa. Tanpa perubahan berarti. Pada suatu waktu, si cowok ini tiba-tiba teringat pada si cewek yang dahulu adalah bunga sekolah yang meninggalkan sekolah tanpa pesan. Di jaman sekarang, hampir semua orang mempunyai Facebook. Bahkan saya pernah tahu juga, ada orang yang membuatkan akun untuk kucingnya, dengan status-status yang aneh  seperti, “pengen makan  tikus, sambil dielus-elus juragan..”. aah, sudahlah.. tak usah saya bahas itu. Oke, kembali ke topik. Jadilah si cowok mencari sebuah nama di facebook, karena penasaran sudah seperti apakah wajah bunga sekolah itu sekarang. Dan ternyata pencarian itu berhasil, si cewek berhasil ditemukan dan makin cantik rupanya. Dan untungnya pula, si cewek ini masih ingat tentang si cowok. Merekapun mulai berkomunikasi, bercerita, dan bernostalgia tentang apa saja. Dan akhirnya diketahui, si cewek ini ternyata sudah mempunyai seorang kekasih. Tetapi hubungan dengan si cowok ini masih berlanjut, meskipun hanya sebagai teman. Dan akhirnya, kejadian yang paling dinantikan pun terwujud, karena satu dan lain hal, mereka putus. Hal ini sangat dimanfaatkan oleh si cowok, dan gayung pun bersambut, karena si cewek ini sebenarnya memendam perasaan yang sama sedari dulu. Si cewekpun menerima cintanya.

Kejadian ini adalah hal yang sangat diimpikan oleh si cowok, meskipun bertahun-tahun kemudian, mimpinya tak pernah luntur, tetap mekar seperti waktu pertama kali si cewek memandang dengan senyum manisnya. Dan meskipun si cewek telah memiliki kekasih sebelumnya, si cowok pun tetap setia menunggu, walaupun tidak tahu, apakah ia mempunyai kesempatan atau tidak, tetapi ia tetap dan tetap menunggu, berharap sayap-sayapnya akan bertumguh lebih lebar, sehingga mampu mengangkat tubuhnya menggapai mimpi itu. Waktu-waktu dimana mereka bersama adalah saat-saat yang indah, saat yang tak ingin dan tak mampu dilupakan. Saat dimana ia dapat memeluk mimpinya, meraih hati si cewek.

Tapi Dewi Fortuna rupanya cemburu dengan semua ini. Si Dewi pemilik mobil Fortuna tidak terima dengan kisah bahagia yang sempat terukir ini.

Berawal dari kepergian si cowok ke kota lain yang jauh letaknya, sehingga hubungan itupun menjadi hubungan jarak jauh, dimana hubungan jarak jauh ini sangat menuntut kepercayaan dan pengertian yang sangat besar. Hubungan ini terjadi sudah dalam taraf serius. Si cowok sampai harus pergi bekerja di luar kota untuk bisa menggambar sketsa masa depan, untuk meyakini si cewek bahwa ia serius dalam menjalani hubungan ini. Tetapi alangkah sedihnya ketika si cowok mendengar bahwa si cewek ini telah kembali ke mantannya dahulu. Alasannya adalah, si cewek ini tidak tahan menahan kesepian yang harus dijalaninya. Hari-hari tanpa si cowok adalah hampa. Akhirnya si cewekpun berpaling hati, kembali ke cintanya yang lama. Kesetiaan yang dijunjung tinggi kepada si cewek telah bertepuk sebelah tangan. Mimpi-mimpinya yang telah ia rengkuh dan tak pernah ia lepas, telah membaur bersama awan yang berarak, sirna sudah. Sayap-sayap yang menyokongnya selama ini hancur, dan ia jatuh terlalu dalam. Semakin tinggi mimpi yang telah ia gapai, maka akan semakin dalam jurang yang menunggunya, jika sewaktu-waktu mimpinya tak bisa ia rengkuh.

“Ini adalah kisah dream come true, tetapi berakhir dengan pahit…”

Dan kembali lagi ke awal paragraf, semua hal itu harus diambil sisi positifnya. Hidup adalah pembelajaran. Setidaknya si cowok telah berhasil meraih mimpinya, walaupun untuk sementara. Sekarang si cowok sudah melupakan masa lalunya itu. Dia tidak bunuh diri karena putus cinta, dia tidak mengemis-ngemis lagi kepada si cewek, dia tidak berubah menjadi homo, atau psikopat pedopil. Dia tetap seperti dulu, seperti biasa adanya. Karena hal tersebut ia singkap secara positif, dan iapun menyadari, mimpi-mimpi yang ia inginkan tak selalu indah.

Jangan pernah menyerah untuk mengejar mimpi-mimpimu, karena kau tak akan pernah tahu mimpimu dapat terwujud atau tidak, jika kau tak pernah mencoba. Dan jangan berputus asa jika menyadari mimpimu tak sesuai keinginanmu, karena selama kau masih bisa bernafas, kau masih tetap bisa bermimpi.

 

CINTA YANG LALU TAKKAN SELAMANYA

Pernah wajahmu mengalun merdu di malam-malamku

Pernah indah matamu menghiasi hari-hari laluku

Tapi kau pergi setelah kau goreskan ceritamu

Cerita dibalik sempurnamu, tak bisa kumengerti

 

Kau hadir lagi di hidupku kini, dan semua berbeda

Kecuali indahmu, yang tak pernah sirna oleh waktu

Ku genggam tangan yang tak bisa kurengkuh dulu

Seperti angin yang tak lelah bertiup, itulah cintaku

 

Jangan kau ragu, cintaku satu untukmu

Maafkan, aku pergi  tuk sejenak

Bukalah tanganmu, tunggulah aku

Ini bukan untukku,

Tetapi untuk kita…

 

Dan ternyata kau ingkari semua, kau tinggalkanku

Kau tinggalkanku lagi, dengan semua perih ini

Jalanku tertatih menapaki hidup yang sepi ini

Semua mimpiku sirna oleh kenyataan ini

 

Jangan kau ucapkan lagi, kata setiamu

Biarkan sepi ku disini tanpamu

Biar kulepas semua mimpiku

Sirna sudah semua

Cinta untukmu…

 

Jangan kau ucapkan lagi, kata setiamu

Biarkan sepi ku disini tanpamu

Biar kulepas semua mimpiku

Sirna sudah semua

Cinta untukmu…

 

Aku merenung, menghayati semua sakit ini

Dan akhirnya kusadari semua perjalanan

Cinta yang lalu takkan selamanya…

 

 

Advertisements

~ by tulishapsara on October 20, 2010.

One Response to “Capailah Mimpi-Mimpimu, Apapun Itu”

  1. hahhahahahhaa…
    bajiruttt,kerenn..ngakak2 jg gw bacanya..
    tapi ada bbrp alur cerita yg sdikit belok.Di sin jaman SD, si Cowok tu juara sejati lg, rangking 1 trs dari kls satu mpe kls enam dgn kata lain murid paling pinter se SD yg disayang Guru2 dan trkenal diantara anak2 yg lain walopun dia cupu,mungkin alasan itu di cw trkena aura si cowo..
    overall,nice broo..tar gw kasi ide lg…
    lanjutkan,u`re good in this job

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: