Tempat Nongkrong Anak Bontang

Image

NB: Foto diambil dari http://kaffah4829.wordpress.com

Bagi kebanyakan anak-anak Bontang, khususnya anak VIDATRA, lebih khusus lagi, di jaman saya dahulu, di awal tahun 2000-an, nongkrong bersama teman adalah hal yang paling mengasyikan untuk menghabiskan malam minggu. Setelah saya mengenal Jakarta, dan kehidupan kota-kota di Jawa pada umumnya, saya baru menyadari bahwa Bontang adalah salah satu kota kecil yang minim tempat nongkrong. Tapi alasan itu tidak menutup kemungkinan bahwa anak-anak tersebut tak kehilangan akal, dan tetap mencari lokasi favorit untuk nongkrong dan menghabiskan waktu bersama teman-teman. Naah, pada tulisan ini saya akan menjabarkan lokasi-lokasi yang dianggap cukup populer di jaman itu. Bagi para pembaca yang belum pernah ke Bontang, mohon maaf, karena tempat-tempat ini mungkin hanya penghuni Bontang saja yang mengetahuinya.
1. MARINA
Saya tempatkan lokasi ini di urutan pertama, karena ini adalah tempat nongkrong wajib anak-anak Bontang pada waktu itu. Marina adalah sebuah tempat yang berdekatan dengan pelabuhan khusus kapal LNG, tempat ini berbatasan langsung dengan laut. Sepanjang jalan sekitar 300 meteran itu, pada malam minggu di pinggir jalan penuh dengan anak muda. Menikmati semilir angin laut, aroma air laut, dan keramaiannya membuat lokasi ini tak pernah sepi. Walaupun tidak nongkrong, tetapi paling tidak mereka memutari Marina. Seperti tidak malam minggu kalau tidak mampir kesitu. Dan disinilah, menjadi tempat ajang pamer kendaraan, baik itu motor atau mobil, dan juga ajang mencari cewek. Tapi sayang, sekitar tahun 2004, tempat ini telah ditutup untuk umum. Dari isu yang menyebar, Marina ini ditutup karena ada bahaya akan Buaya Muara yang sering terlihat di laut sekitar situ. Akan tetapi, 18 tahun saya tinggal di Bontang, saya belum pernah melihat buaya satupun disitu. Kalo buaya darat mah sering. Alasan lain juga mengemukakan bahwa tempat itu menjadi ajang buaya darat dalam memamerkan aksinya. Tempat mojok istilahnya.

Tapi alasan utama adalah, Ship & Shore Facility Security. Aturan yang mengatur tentang dilarangnya area umum di sekitar pabrik, untuk alasan keselamatan. Oleh sebab itu, perumahan Delta, Commisarry, juga diratakan dengan tanah, karena tidak diperbolehkan bertempat tinggal di sekitar pabrik. Sungguh hal yang mengecewakan bagi anak-anak sekarang.

2. WARUNG HULOR HOP I
Sesuai namanya, tempat ini adalah warung Hulor (Tahu Telor: Makanan khas Surabaya). Penjualnya adalah sepasang kakek dan nenek, yang meskipun tua, tapi sangat cekatan dalam membuat hulor. Warung ini selalu ramai oleh anak-anak, karena memang rasanya lezat. Padahal tempatnya sendiri pun tak terlalu luas, hanya menumpang di garasi rumah orang. Tetapi jika ramai, makan pun terpaksa harus di pinggir jalan. Hanya dengan 7000 rupiah (kalo ngga salah), kita bisa mendapatkan seporsi hulor dan es susu.

Tapi sayang sekali, warung ini sudah tidak ada lagi. Ada yang tahu kemana perginya?

3. REGA (Rekreasi Keluarga)
Tempat ini semacam café yang berlokasi di kolam renang Rechall, di dekat International School. Café ini cukup lengkap, karena disebelahnya terdapat ruangan tempat bermain bilyar, lalu belum lagi kolam renangnya yang menyediakan ‘pemandangan’ indah. Tapi entah kenapa, tempat ini kurang menjadi pilihan, apakah mungkin rasa masakannya yang kurang, atau tempatnya yang kurang strategis. Bahkan beberapa anak memelesetkan namanya menjadi REGA: Rechall Garing.

Sadis.

4. MENARA
Hanya namanya saja, karena memang tak pernah ada menara di Bontang. Bertempat dipinggir jalan menuju Marina, sekitar 500 meter setelah perempatan, di sebelah kanan. Ada sebuah tempat untuk pengamatan yang terbuat dari Grating, dan di klaim sebagai tempat nongkrong yang paling terdekat dengan obor (Flarestack), mungkin hanya berjarak 150-200 meter saja. Efek panasnya saja kadang terasa. Entah apa menariknya obor itu, tapi tempat itu selalu ramai jika malam minggu. mungkin di situ tempat strategis untuk mengetahui siapa saja yang keluar masuk Marina. Caper gitu ceritanya.

Setelah Marina ditutup, tempat ini sebenarnya tidak termasuk. Tapi sekarang jika kita mencoba mampir kesitu, jika ada Pamper (Security) lewat, pasti diusir. Sirik atau bagaimana, masa kecilnya kurang bahagia, entahlah.

5. AREA 9
Oleh anak-anak yang entah bertujuan apa, karena memang tak ada yang istimewa di tempat ini. Hanya sebuah perempatan jalan yang ditengahnya mempunyai sebuah tugu, berbentuk pipa yang melengkung-lengkung, yang sampai sekarangpun saya tidak mengetahui apa maksudnya. Akan tetapi bagi anak geng motor, tempat ini cukup strategis, karena perempatan jalan ini berada di ujung jalan yang lurus dan panjang, yang biasa digunakan untuk anak-anak kompleks trek-tekan, baik itu iseng, maupun taruhan antar geng. Jalan lurus itu juga bukan terbuat dari aspal, tetapi cor-coran, sehingga jalannya tidak rata, sebenernya sieh kurang begitu pas. Makanya banyak anak-anak yang kecelakaan disitu.

6. RUMAH TEMAN
Ini sieh nggak perlu dijelasin panjang lebar ya. Siapa sieh yang nggak pernah nongkrong di rumah temannya??

7. BONTANG KUALA
Okeh, kita menuju ke tempat yang orang gembar-gemborkan. Berawal dari sebuah kampung suku Bugis, yang membuat rumah di atas laut dangkal. Mereka memasang tonggak-tonggak untuk membuat pondasi rumah dan jalan-jalan, semuanya terbuat dari kayu ulin yang sangat keras, suku Bugis di Bontang memang terkenal suka bertempat tinggal di daerah pesisir. Lama kelamaan daerah ini menjadi berkembang dan meluas. Oleh rakyat Bontang, tempat ini menjadi daya tarik tersendiri. Dari yang tidak ada apa-apa, sekarang terdapat kafe-kafe dan tempat nongkrong untuk kawula muda, baik yang sedang pacaran maupun sedang galau, hembusan angin laut memang sangat terasa disini. Disana juga terdapat restoran, Anjungan Indah kalau tidak salah, terdapat di ujung perumahan itu, berarti tempat paling terluar dan paling terjauh dari daratan. Seru! Oh iya, secara demografi, Bontang Kuala menjadi tempat paling Timur di Bontang setelah Marina ditutup untuk umum.

8. LHOKTUAN
Sama seperti Marina, pelabuhan yang terletak di sebelah Utara Bontang ini cukup terkenal. Pelabuhan yang tertua di Bontang ini cukup eksotis pemandangannya, kapal-kapal kayu besar, tonggak-tonggak bekas, perkampungan pesisir, semakin membuat kita berada di Bontang pada masa-masa awal.

9. BASTINO
Nama warung gorengan ini sangat terkenal di kalangan anak-anak sekolah Bontang. Anak sekolah mana yang tidak tahu Bastino? Pasti baru pindah sekolah. Terletak di Berbas (hampir) ujung. Menunya semua gorengan, dari pisang goreng, bakwan, tempe, tahu, dan lainnya. Mengapa tempat ini sangat terkenal? Bumbunya. tidak ada satu tempat pun di Bontang yang bisa mengalahkan bumbu Bastino ini. Racikannya sangat pas, tidak pedas, tidak terlalu manis, dan gurih. Dengan keramahtamahan sang penjual yang membolehkan kita nambah bumbu sepuasnya, gratis, kadang juga dikasih gorengan lebih, kalo udah kenal. Pokonya pas buat tongkrongan anak sekolahan. Jangan lupa, es susu+sirup buat minumnya.

Gara-gara Bastino ini, Suzuki Esteem (sedan) milik sahabat saya bisa dimasuki oleh 9 orang didalamnya, karena kita semua ingin kesana. 1 orang nyetir, 2 orang duduk disamping supir, di depan, 4 orang duduk dibelakang, dan 2 orang di bagasi, dan salah satunya adalah saya. Pengap, cape karena badan nekuk terus, dan sakit akibat melewati polisi tidur sirna seketika, membuka pintu bagasi dan melihat warung Bastino di depan saya.

Mungkin hanya tempat-tempat ini saja yang bisa saya jelaskan. Saya memang bukan anak nongkrong, jadi tak semua tempat saya hafal, mungkin masih banyak lagi tempat nongkrong favorit yang belum saya jelaskan. Minimal dengan tulisan ini, saya ingin mengajak anda semua kembali ke masa-masa dulu, ketika Bontang masih menjadi sebuah kota yang indah untuk kita semua.

Sekarang mah, udah kenal kota-kota besar, udah males kali ke tempat tongkrongan kayak gitu… cape dehh…

Advertisements

~ by tulishapsara on January 22, 2012.

One Response to “Tempat Nongkrong Anak Bontang”

  1. memberi info yang keren terimakasih

    http://www.JacobsproKonveksiMurah.com ( ADA GRATISS JAKET )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: